Monday, July 29, 2019

Korelasi Penyakit Kanker dan Gaya Hidup



Hidup sehat bukanlah perkara mudah. Banyak masyarakat yang berkeinginan hidup dengan sehat namun tetap terserang penyakit yang mematikan. Salah satu penyakit mematikan yang dapat dialami oleh siapa saja adalah penyakit kanker. Kanker merupakan penyakit yang tidak ditularkan dan menjadi penyebab kematian tinggi di beberapa negara. Di Indonesia sendiri, kanker merupakan penyakit nomor 7 yang menyebabkan kematian. Dari hasil riset yang dilakukan oleh badan kesehatan di tahun 2013, tercatat ada lebih dari 347 orang yang menderita kanker.

Dari banyaknya penderita kanker, kanker payudara dan penyakit kanker pada leher rahim menjadi penyebab kematian bagi wanita Indonesia. Sedangkan kanker paru dan kanker usus besar menjadi jenis penyakit yang banyak diderita oleh laki-laki Indonesia. Jika diperhatikan dengan seksama, jumlah penderita kanker akan mengalami peningkatan setiap waktunya. Penyebab timbulnya kanker yang dialami oleh warga Indonesia adalah gaya hidup yang tidak sehat.


Beberapa sumber mengatakan, kanker dapat timbul akibat dari kerentanan tubuh akan penyakit dan pengaruh gaya hidup yang tidak sehat. Penyebab kanker dapat menyebabkan terjadinya mutasi gen. Mutasi gen dapat terjadi akibat pengaruh luar berupa gaya hidup yang tidak sehat. Kanker yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat mencapai 95 %. Dari banyaknya jumlah penderita kanker yang disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, kita dapat menilai bahwa gaya hidup tidak sehat memiliki kaitan yang sangat erat dengan timbulnya kanker pada tubuh.

Pengaruh gaya hidup yang kurang sehat terhadap kanker telah dibuktikan melalui beberapa penelitian. Penelitian yang dilakukan oleh organisasi Inggris mengatakan, perubahan atau mutasi gen manusia dapat terjadi akibat kebiasaan merokok. Guna mengurangi kemungkinan terjadinya kanker, menghindari merokok menjadi perilaku yang sebaiknya dilakukan dengan baik. Dampak rokok bagi kesehatan manusia telah mempengaruhi ratusan jiwa penderita kanker. Pencegahan merokok dapat mengurangi jumlah penderita kanker hingga 78 orang dari 100 orang penduduk. Tidak hanya laki-laki, kanker juga dapat dialami oleh wanita. Kebiasaan merokok tidak hanya dilakukan oleh laki-laki tetapi dilakukan juga oleh wanita.

Gaya hidup memberikan pengaruh yang besar pada perkembangan sel kanker. Hal tersebut telah banyak dibuktikan oleh penelitian dan studi yang dilakukan oleh beberapa pengamat. Negara-negara maju dapat menekan jumlah penderita kanker dengan melakukan larangan merokok dan mengkonsumsi minuman berakohol dalam waktu yang lama. Merokok, kegemukan dan minuman berakohol menjadi kebiasaan yang dapat memicu terjadinya kanker. Resiko terjadinya kanker dapat diatasi dengan melakukan gaya hidup yang baik. Berikut ini merupakan beberapa kebiasaan atau gaya hidup sehat yang dilakukan guna terhindar dari kanker:

1.Menjaga berat badan 
Berat badan yang berlebih dapat memicu terjadinya kanker. Bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih, mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk terkena kanker jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan ideal.

2.Mengkonsumsi sumber makanan sehat
Mengkonsumsi sumber makanan yang sehat merupakan gaya hidup yang dianjurkan agar terhindar dari kanker. Sayur-sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan merupakan sumber makanan sehat yang dapat dikonsumsi. Sumber makanan yang mengandung antioksidan tinggi sangat dianjurkan untuk dikonsumsi karena dapat menghindari resiko terjadinya mutasi gen.

3.Menghindari merokok
Seperti yang dibahas sebelumnya, merokok merupakan salah satu penyebab dari kanker. Mereka yang terbiasa merokok dapat menderita kanker dengan mudah jika dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.

4.Membatasi konsumsi alkohol

No comments:

Post a Comment